Jembatan Kata: Seluk Beluk Penerjemahan Arab-Indonesia

Dengan segala kerumitannya, menerjemahkan sebetulnya merupakan seni yag indah. Menerjemahkan juga bagian dari amal ibadah yang besar karena ia sangat membantu orang lain (selain diri kita sendiri) untuk mengetahui ilmu pengetahuan dan peradaban di suatu wilayah tertentu yang bahasanya hendak diterjemahkan. Selain berisi teori dan masalah dasar yang kerap ditemui saat menerjemahkan, buku ini sengaja

Sekolah Ini Gelar Baca Buku Massal di Lapangan Terbuka

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bisa diisi kegiatan positif dan bermanfaat. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan literasi. SMK Negeri 1 Sidoarjo misalnya, mengharuskan murid baru membawa buku yang mereka sukai saat pelaksanaan MPLS ini. Para murid diberi kesempatan membaca selama satu jam sebelum kemudian memaparkan bacaannya di depan teman-temannya di lapangan terbuka di sekolah tersebut, Kamis

Ini Cara Belajar Bahasa Arab via Media Sosial

Pengajaran Bahasa Arab bagi sebagian guru menjadi tantangan tersendiri. Namun, sejak munculnya Media Sosial atau akrab disebut Medsos, kesulitan tersebut tak perlu lagi dirisaukan. Hal tersebut dikatakan Mochammad Syarif Hidayatullah saat menjadi narasumber pada lokakarya “Pengajaran Bahasa Arab Kontekstual” yang dihelat di ruang sidang Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (3/6).

LPMQ Gelar Konsultasi Publik Penyempurnaan Terjemahan Al-Quran

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) menggelar konsultasi public dalam rangka menghimpun masukan bagi penyempuraan terjemahan Al-Quran Kementerian Agama. Bekerjasama dengan Universitas Al-Azhar Indonesia, Konsultasi Publik ini diadakan di Aula Buya Hamka Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Senin (21/11). Forum ini dihadiri ratusan tamu undangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Universitas Islam Negeri Jakarta, Pusat Studi Al-Qur’an,

Dr. Syarif Bantu Islamkan WN Filipina di Macau

Siang itu, Ahad (27/5), ratusan muslimah asal Indonesia yang bekerja sebagai buruh migran di Macau, berkumpul di majelis taklim masyarakat Indonesia di Macau. Acara itu diberi nama Pondok Ramadhan diadakan di Masjid Mo Lo Yuen, Macau. Pondok Ramadhan kali ini, menjadi berbeda dengan kehadiran Desi, Warga Negara Filipina, beragama Katolik. Desi datang bersama temannya, yang

Menemukan Suasana Pesantren di Hong Kong

Menyusuri Victoria Park, Hong Kong kali ini seolah berada di tengah lingkungan pesantren. Jelang waktu berbuka puasa, mulai dari Jalan Causeway Bay dekat KJRI Hongkong, dipenuhi buruh migran Indonesia (BMI) yang berjilbab rapi bak para santri. Puluhan halakah, mulai yang kecil hingga besar mengelilingi taman paling strategis nan ramai di kawasan Hong Kong itu. Kelompok

Kerja Filologis Partini Sardjono-Pradotokusumo terhadap Kakawin Gajah Mada

Pengantar Kakawin Gajah Mada (selanjutnya disingkat KGM) merupakan karya sastra kakawin abad ke-20, yang ditulis oleh Ida Cokorda Ngurah (h. 53). Kakawin berasal dari kata kawi, yang mendapat awalan ka- dan akhiran –(a)n, yang berarti ‘hasil karya penyair atau syair. Kakawin sendiri merupakan salah satu jenis sastra yang tertua berbentuk puisi dalam khazanah kesusastraan Jawa

Bidang Kajian Linguistik

Secara umum, bidang ilmu bahasa dibedakan atas linguistik murni (‘ilm al-lughah al-‘a:m atau ‘ilm al-lughah al-nazhari:; general linguistics atau theoretical linguistics) dan linguistik terapan (‘ilm al-lughah al-tatbi:qi:; applied linguistics). Bidang linguistik murni mencakup fonetik (‘ilm al-ashwa:t) dan fonologi (‘ilm wazha:’if al-ashwa:t), morfologi (‘ilm al-sharf), sintaksis (‘ilm al-nahw), semantik (‘ilm al-dila:lah), dan pragmatik (‘ilm al-lughah al-tada:wuli:).

Aksara Bahasa Arab

Aksara (ortografi) adalah sistem tulisan yang dibuat untuk digu-nakan secara umum dan berlaku di dalam masyarakat suatu bahasa (Chaer, 1994: 110). Aksara dibuat untuk dapat menggam-barkan bunyi yang sebenarnya dari suatu bahasa. Dalam sejarah kehi-dupan manusia, aksara telah melewati beberapa fase perubahan, sehing-ga sampai pada sistem aksara seperti yang kita gunakan saat ini. Aksara adalah

Tafsir Surah al-Nas

AL-NÂS (MANUSIA) Surah ke-114 dari 114 Surah Terdiri dari 6 Ayat   PENGANTAR Surah al-Nâs diturunkan sesudah surah al-Falaq [113]. Dinamai al–Nâs, karena kata ini terdapat pada ayat pertama surah ini. Diwahyukan di Mekah atau sebelum Nabi Muhammad Saw. berhijrah, karenanya ia termasuk surah makkiyyah. Bila sendiri, surah ini tidak diketahui mempunyai nama lain. Namun,

Tafsir Surah al-Falaq

AL-FALAQ (FAJAR) Surah ke-115 dari 114 Surah Terdiri dari 5 Ayat   PENGANTAR Surah al-Falaq diturunkan setelah surah al-Fîl [105] dan lebih dulu daripada surah al-Nâs [114]. Dinamai al–Falaq, karena kata ini beberapa kali disebut dalam surah ini. Diwahyukan di Mekah atau sebelum Nabi Muhammad Saw. berhijrah, karenanya ia termasuk surah makkiyyah. Bila sendiri, surah

Tafsir Surah al-Fatihah

AL-FÂTIHAH (PEMBUKAAN) Surah ke-1 dari 114 Surah Terdiri dari 7 Ayat PENGANTAR Surah al-Fâtihah[1] adalah surah pertama dalam Alquran yang diturunkan dengan lengkap. Dinamai al-Fâtihah (Pembukaan), karena surah ini menjadi pembuka Alquran. Diwahyukan di Mekah atau sebelum Nabi Muhammad Saw. berhijrah, karenanya ia termasuk surah makkiyyah. Nama lain surah ini: (1) Umm al-Qur’ân (Induk Alquran);