Jumat Pagi

  • 18
  •  
  •  
  •  
    18
    Shares

Jumat pagi kala itu
Kembali ke masa lalu
Mengingat insan berjilbab merah jambu

Adakah yang lebih indah daripada kejujuran
Mengakui kekalahan pada kenyataan
Bahwa kau tak akan mampu bertahan
Tanpa ketulusan dan kerinduan

Adakah yang lebih menyiksa
Karena selalu menepis dengan pura-pura
Padahal hati sudah tersiksa
Tercambuk perih tanpa kata
Sementara hati meronta-ronta
Inginkan berada di singgasana
Berkuasa penuh atas hati pemiliknya

Jumat pagi hari ini
Kembali sukma didera rasa
Datang tiba-tiba
Bergerombol dalam barisan tanda
Adakah itu cinta?

~ Syarif Hade
Mekah, 5 Januari 2018

Komentar

komentar

komentar

Berkomentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *