Setelah mengetahui perbedaan karakteristik antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia, penerjemah harus juga membekali diri dengan kesalahan umum yang sering ditemukan dalam penerjemahan Arab-Indonesia, agar dia tidak terjatuh dalam lubang yang tidak seharusnya. Mu’min (tt: 18-26) menyebut beberapa kesalahan umum yang dilakukan oleh seorang penerjemah, terutama yang pemula. Meskipun ia mendasarkan kajiannya pada kasus penerjemahan